Daerahkita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
  • Login
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Hot News

Mengenal Perairan Selayar yang Dulu Rute Dagang ke Pusat Rempah di Maluku

doddodydod by doddodydod
6 Januari 2021
in Hot News
0 0
0
Mengenal Perairan Selayar yang Dulu Rute Dagang ke Pusat Rempah di Maluku
0
SHARES
15
VIEWS

READ ALSO

Wamenhub Suntana: Fatalitas Turun 31,9 Persen, Keselamatan Jadi Prioritas Utama Polri

Pakar Kebijakan Publik UB: Operasi Ketupat 2026 Jadi Role Model Tata Kelola Publik Modern

Jakarta –

Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendadak jadi sorotan setelah temuan seaglider di perairan Pulau Bonerate. Temuan itu kini diusut oleh TNI.

Menengok ke belakang, Kepulauan Selayar punya sejarah yang panjang. Mengutip dari situs resmi kepulauanselayarkab.go.id, Senin (4/1/2020), Kabupaten Kepulauan Selayar ternyata pernah menjadi jalur perdagangan menuju pusat rempah-rempah di Maluku.

Di Pulau Selayar inilah para pedagang singgah untuk mengisi perbekalan sembari menunggu musim yang ideal untuk berlayar. Dan dari aktivitas ini juga muncul nama ‘Selayar’.

Kabupaten Kepulauan Selayar terdiri atas 2 sub-area wilayah pemerintahan, yaitu wilayah daratan yang meliputi Kecamatan Benteng, Bontoharu, Bontomanai, Buki, Bontomatene, dan Bontosikuyu, serta wilayah kepulauan yang meliputi Kecamatan Pasimasunggu, Pasimasunggu Timur, Takabonerate, Pasimarannu, dan Pasilambena.

“Nama Selayar berasal dari kata cedaya (Bahasa Sanskerta) yang berarti satu layar, karena konon banyak perahu satu layar yang singgah di pulau ini,” tulis situs tersebut.

Dalam kitab hukum pelayaran dan perdagangan Amanna Gappa (abad ke-17), Selayar disebut sebagai wilayah strategis untuk transit, baik pelayaran menuju timur maupun ke barat. Itu sebabnya daerah ini juga menjadi salah satu tujuan berniaga.

Pada naskah tersebut juga dikatakan, bagi orang yang berlayar dari Makassar ke Selayar, Malaka, dan Johor, biaya sewanya 6 rial dari tiap seratus orang.

Pada 1739, Belanda mulai memerintah Selayar yang kemudian ditetapkan sebagai sebuah keresidenan. Pada saat itu, residen pertamanya adalah W Coutsier yang menjabat dari 1739 sampai 1743.

“Berturut-turut kemudian Selayar diperintah oleh orang Belanda sebanyak 87 residen atau yang setara dengan residen, seperti Asisten Resident, Gesagherbber, WD Resident, atau Controleur. Barulah Kepala pemerintahan ke 88 dijabat oleh orang Selayar, yakni Moehammad Oepoe Patta Boendoe. Saat itu telah masuk penjajahan Jepang sehingga jabatan residen telah berganti menjadi Guntjo Sodai, pada tahun 1942,” lanjut situs kepulauanselayarkab.go.id.

Pada masa kolonial Belanda dulu, ada yang namanya Reganschappen, jabatan pemerintahan di bawah keresidenan. Reganschappen merupakan wilayah setingkat kecamatan yang dikepalai oleh pribumi dengan gelar ‘Opu’.

Setidaknya ada saat itu ada 10 Reganschappen di Selayar. Di bawah Regaschappen, ada lagi kepala pemerintahan dengan gelar Opu Lolo, Balegau, dan Gallarang. Kekuasaan Selayar dari tangan Belanda akhirnya bisa direbut 19 hari setelah Indonesia merdeka. Tepatnya pada 29 November 1945 seusai insiden Hotel Yamato di Surabaya.

Pada saat itu, sekumpulan pemuda sekitar 200 orang dari beberapa kelompok berkumpul. Pemimpinnya pemuda bekas Heiho bernama Rauf Rahman. Para pemuda itu masuk ke kantor polisi kolonial dan mengambil alih kekuasaan Selayar dari Belanda. Sejak saat itu, pada 29 November dijadikan hari Jadi Kabupaten Selayar.

Selain itu, hari jadi Selayar diambil dari tahun masuknya agama Islam di Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat itu ajaran Islam dibawa oleh Datuk Ribandan yang ditandai dengan masuk Islamnya Raja Gantarang, Pangali Patta Radja, yang kemudian bernama Sultan Alauddin, pemberian Datuk Ribandang. Peristiwa itu terjadi pada 1605, sehingga ditetapkan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Selayar adalah 29 November 1605.

Awal mula penemuan seaglider, simak halaman berikutnya.

Tags: Berita

Related Posts

Wamenhub Suntana: Fatalitas Turun 31,9 Persen, Keselamatan Jadi Prioritas Utama Polri
Beranda

Wamenhub Suntana: Fatalitas Turun 31,9 Persen, Keselamatan Jadi Prioritas Utama Polri

1 April 2026
Pakar Kebijakan Publik UB: Kolaborasi Multi Helix Polri Kunci Sukses Mudik 2026
Beranda

Pakar Kebijakan Publik UB: Operasi Ketupat 2026 Jadi Role Model Tata Kelola Publik Modern

1 April 2026
GP Al Washliyah DKI: Kinerja Korlantas Polri di Mudik 2026 Wujud Nyata Pelayanan Kemanusiaan
Beranda

GP Al Washliyah DKI Jakarta: Profesionalisme Korlantas Polri Hadirkan Rasa Nyaman bagi Pemudik

1 April 2026
Nasky Putra Tandjung: Strategi Terencana Korlantas Polri Berhasil Tekan Fatalitas Hingga 30 Persen
Beranda

Nasky Putra Tandjung: Inovasi One Way Sepenggal Korlantas Polri Sangat Efektif Urai Kepadatan

1 April 2026
Gus Fahrur PBNU: Alhamdulillah, Mudik 2026 Aman dan Nyaman Berkat Kerja Keras Polri
Beranda

Gus Fahrur PBNU: Alhamdulillah, Mudik 2026 Aman dan Nyaman Berkat Kerja Keras Polri

30 Maret 2026
Kinerja Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Dapat Apresiasi Khusus dari Kapoksi NasDem
Beranda

Kinerja Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Dapat Apresiasi Khusus dari Kapoksi NasDem

30 Maret 2026
Next Post
Selayar dan Penemuan Seaglider serta Sejarah Panjang Jalur Dagang

Selayar dan Penemuan Seaglider serta Sejarah Panjang Jalur Dagang

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

6 September 2022
5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

6 September 2022
Mengenal Karakteristik Adat Jawa

Mengenal Karakteristik Adat Jawa

21 Juli 2023
Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

16 Mei 2024
Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

9 Juli 2021

Berita Pilihan

Langkah Taktis Kakorlantas Polri Dapat Pujian Ditjen Hubdat Apresiasi Keamanan Rumah Ibadah

Langkah Taktis Kakorlantas Polri Dapat Pujian Ditjen Hubdat Apresiasi Keamanan Rumah Ibadah

5 Januari 2026
Kemendagri Tekankan Peran DPM-PTSP Dalam Penyelenggaraan Izin Usaha di Daerah

Kemendagri Tekankan Peran DPM-PTSP Dalam Penyelenggaraan Izin Usaha di Daerah

19 Maret 2021
Warga Lereng Bromo Temukan Situs Diduga Prasasti Sapikerep

Warga Lereng Bromo Temukan Situs Diduga Prasasti Sapikerep

23 Februari 2021
Polres Boltim Gelar Vaksinasi Massal di Nuangan

Polres Boltim Gelar Vaksinasi Massal di Nuangan

1 November 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah

Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz