Site icon Daerahkita

Pelopor Seni Lukis Palet Asal Banyuwangi Mozes Misdy Wafat

BanyuwangiSeni rupa Indonesia berduka. Seorang pelukis terkenal, Mozes Misdy, wafat di usia 83 tahun.

Nama Mozes Misdy dikenal secara luas melalui karya-karyanya berupa lukisan yang kebanyakan bertema pesisir. Mozes wafat sekira pukul 02.30 WIB di RSI Fatimah, Banyuwangi. Warga Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi ini dimakamkan di Kecamatan Gambiran.

Wafatnya Mozes Misdy menjadi duka mendalam perupa dan warga Banyuwangi. Mozes dikenal sebagai pembina dari banyak pelukis Banyuwangi yang saat ini sedang bangkit.

“Kami selaku pemerintah daerah turut berduka cita atas wafatnya Mozes Misdy. Beliau adalah pelopor pelukis yang mengenalkan teknik palet di Indonesia,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada wartawan, Minggu (31/1/2021).

Mozes tercatat sebagai salah satu pelopor yang mengenalkan teknik palet dalam melukis. Yaitu tidak menggunakan kuas melainkan pisau palet. Kekhasan dari teknik ini, penikmat lukisan seperti disuguhkan lukisan tiga dimensi. Di mana dalam lukisan itu terdapat tonjolan serupa relief yang dioleskan dengan pisau palet.

Duka juga dirasakan oleh seniman Banyuwangi, Imam Maskun. Ketua Langgar Art ini mengaku jasa Mozes dalam kebangkitan seni rupa di Banyuwangi sangat besar. “Beliau adalah orang yang sederhana. Dan selalu membimbing pelukis juniornya menciptakan karya lukis yang mempesona,” ujar kepada detikcom.

Bersama dengan Mozes Misdy, kata Imam, dirinya mencoba memberikan semangat kepada pelukis Banyuwangi untuk bangkit di tengah pandemi COVID-19. Berbagai pameran dilakukan di beberapa hotel dan destinasi wisata di Banyuwangi.

“Beliau motor dari kebangkitan dari perupa di tengah pandemi. Tentu ini menjadi kondisi yang sangat membuat kita terpukul. Namun semangat beliau untuk kami begitu membara. Membuat kita kembali bersemangat bangkit bersama,” tambahnya.

Exit mobile version