Site icon Daerahkita

Wajo Memang Mantap! Pendapatan per Kapita Naik di Tengah Pandemi COVID-19

Langkah & kebijakan Bupati Wajo, Amran Mahmud, terus memberitahukan bukti. Data & informasi berbicara bahwa meski pada tengah terpaan pandemi COVID-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) permanen berhasil mengukir keberhasilan.

Wajo mencatatkan diri menjadi wilayah tertinggi ketiga pertumbuhan ekonominya pada Sulawesi Selatan (Sulsel). Lalu, nomor kemiskinan & pengangguran terbuka berkurang selama 2021. Teranyar, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita rakyat pada Wajo mengalami kenaikan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Wajo, PDRB per kapita rakyat pada Wajo mengalami kenaikan menurut Rp49,58 juta dalam 2020 semakin tinggi sebagai Rp58,83 juta dalam 2021.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, membicarakan bahwa peningkatan nomor pendapatan per kapita rakyat Wajo yang mencapai Rp58,83 juta dalam 2021 adalah kesyukuran & kebahagiaan tersendiri.

“Salah satu acara menurut 25 acara kerja konkret kami beserta Pak Wabup (Wakil Bupati Wajo, Amran) merupakan pendapatan per kapita Rp60 juta. Berarti sedikit lagi ini mampu tercapai. Sisa selisih Rp1 juta lebih,” ucap Direktur Wajo Computer Center (WCC) ini, Jumat (8/4/2022).

Mantan Ketua Ikatan Pemuda Muhammadiyah/Ikatan Remaja Muhammadiyah (IPM/IRM) Wajo ini mengungkapkan terima kasih atas seluruh kerja keras & upaya yang maksimal berdasarkan seluruh pemangku kebijakan, khususnya perangkat wilayah penanggung jawab sektor-sektor penyumbang PDRB.

“Ini merupakan berkat kerja keras kita seluruh, khususnya warga Kabupaten Wajo sendiri yang meskipun pada tengah terpaan pandemi, permanen berupaya buat bangkit. Tentu jua menggunakan dukungan berdasarkan pemerintah & anggota DPR sentra dan pemerintah & anggota DPRD provinsi,” ucapnya.

Tetapi demikian, Amran Mahmud meminta supaya capaian ini nir menciptakan berpuas diri, namun justru sebagai spirit buat melakukan upaya lebih keras lagi.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Wajo, Andi Muzdalifah, berkata salah satu indikator peningkatan pendapatan per kapita dalam 2021 lantaran seluruh lapangan bisnis pembentuk PDRB mengalami pertumbuhan positif.

“Setidaknya terdapat 3 sektor yang mempunyai share atau donasi terbesar pada pembentukan PDRB. Yang tertinggi merupakan sektor pertanian, kehutanan, & perikanan yang mempunyai share sebanyak 33,36 % & laju pertumbuhan PDRB sebanyak 6 % dalam tahun 2021. Sebelumnya, tahun 2020 laju pertumbuhan sebanyak 0,57 %. Hal ini ditimbulkan lantaran adanya peningkatan produksi sektor tersebut,” urai Muzdalifah.

Sektor yang mempunyai donasi terbesar kedua, lanjut Muzdalifah, yaitu sektor perdagangan, termasuk eceran, reparasi mobil, & sepeda motor sebanyak 15,73 %. Laju pertumbuhannya dalam 2021 sebanyak 5,74 % dari -1,05 % dalam 2020.

Exit mobile version