Daerahkita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
  • Login
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Beranda

Kerusuhan Akibat Angin Puting Beliung di Rancaekek: Dampak, Penanganan, dan Penjelasan BMKG

Salma Hasna by Salma Hasna
23 Februari 2024
in Beranda, Hot News
0 0
0
Kerusuhan Akibat Angin Puting Beliung di Rancaekek: Dampak, Penanganan, dan Penjelasan BMKG
0
SHARES
86
VIEWS

ForumDaerah.com – Angin puting beliung besar melanda wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung pada Rabu (21/2/2024) sore.

Melalui video yang direkam oleh warga, terlihat bahwa jalan di depan Borma dan Kahatex menjadi kacau akibatnya.

READ ALSO

Wajah Baru Polantas 2026: Menggabungkan Kecanggihan Data dengan Kehangatan Pelayanan

Transformasi Energi Muda: Kakorlantas Polri Cup Sukses Gantikan Balap Liar dengan Ring Tinju

Puing-puing atap bangunan berserakan dan sejumlah pohon tumbang akibat terjangan angin.

Hal ini juga menyebabkan kemacetan parah di sekitar area tersebut. Hadi Rahmat, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, menjelaskan bahwa petugas BPBD telah dikerahkan untuk menangani dampak kerusakan yang disebabkan oleh angin puting beliung tersebut.

“Petugas sudah diterjunkan ke lokasi sedang penanganan,” pungkas Hadi.

Hadi menyebutkan bahwa ada 10 pemukiman yang terdampak bencana alam angin puting, yang melibatkan 19 kepala keluarga. Selain itu, dua warga juga mengalami luka-luka akibat tertimpa puing-puing bangunan yang rusak.

“Dampak sementara mencakup 10 unit rumah yang terdiri dari 19 kepala keluarga (48 jiwa),” ujarnya. “Dua jiwa mengalami luka-luka,” kata Hadi. Dia menambahkan bahwa orang-orang yang terluka langsung menuju rumah sakit terdekat.

Toni Sukma Wijaya, Kepala Stasiun BMKG Bandung, memberikan penjelasan di Bandung pada hari Jumat bahwa kondisi atmosfer terpantau melalui citra satelit Himawari menunjukkan adanya awan konvektif jenis Cumulonimbus yang meliputi wilayah Bagian Timur Bandung.

“Pengukuran pos hujan observasi yang tercatat di Pos Hujan Cileunyi, kurang dari satu jam tercatat 16 mm, masuk dalam kategori curah hujan dengan intensitas lebat,” ujar Toni saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Hujan dan pembentukan angin di Bandung Timur disebabkan oleh faktor regional dan global. Secara regional, hal ini disebabkan oleh pertemuan massa udara di sekitar Jawa Barat dan belokan angin (shearline) di bagian tengah Jawa Barat.

Secara global, hal ini dipengaruhi oleh anomali suhu permukaan laut di perairan Jawa Barat yang cenderung hangat, sehingga meningkatkan peluang terjadinya pembentukan awan konvektif yang berpotensi untuk hujan.

“Dari pantauan citra radar terdeteksi adanya pembentukan awan konvektif dengan kategori hujan sedang-lebat dan ketinggian puncak awan bisa mencapai 14 km pada pukul 15.12 WIB,” Kata dia.

Baca Juga : Memahami dan Mengatasi Bullying di Daerah Terpencil: Langkah-Langkah Penting dan Dampaknya

Dapatkan informasi terupdate berita polpuler harian dari ForumDaerah.com. Untuk kerjasama lainya bisa kontak email atau sosial media kami lainnya.

Tags: BMKGBPBDJawa BaratPos Hujan CileunyiRancaekek

Related Posts

Wajah Baru Polantas 2026: Menggabungkan Kecanggihan Data dengan Kehangatan Pelayanan
Beranda

Wajah Baru Polantas 2026: Menggabungkan Kecanggihan Data dengan Kehangatan Pelayanan

14 April 2026
Transformasi Energi Muda: Kakorlantas Polri Cup Sukses Gantikan Balap Liar dengan Ring Tinju
Beranda

Transformasi Energi Muda: Kakorlantas Polri Cup Sukses Gantikan Balap Liar dengan Ring Tinju

13 April 2026
Kakorlantas Polri: Negara Hadir Jaga Momentum Spiritual Masyarakat Lewat Operasi Ketupat 2026
Beranda

Kakorlantas Polri: Negara Hadir Jaga Momentum Spiritual Masyarakat Lewat Operasi Ketupat 2026

3 April 2026
Bukan Sekadar Tilang, Kakorlantas Dorong Digitalisasi untuk Normalisasi Kendaraan ODOL
Beranda

Bukan Sekadar Tilang, Kakorlantas Dorong Digitalisasi untuk Normalisasi Kendaraan ODOL

3 April 2026
Kakorlantas Polri: Strategi One Way dan Contraflow Sukses Jadikan Mudik 2026 Aman dan Lancar
Beranda

Kakorlantas Polri: Strategi One Way dan Contraflow Sukses Jadikan Mudik 2026 Aman dan Lancar

3 April 2026
Ketua Komisi III DPR RI: Fatalitas Turun 31 Persen, Bukti Keberhasilan Pengamanan Mudik 2026
Beranda

Ketua Komisi III DPR RI: Fatalitas Turun 31 Persen, Bukti Keberhasilan Pengamanan Mudik 2026

2 April 2026
Next Post
Gempa Bumi Magnitudo 5,7 Guncang Bayah, Banten: Terjadi 14 Gempa Susulan

Gempa Bumi Magnitudo 5,7 Guncang Bayah, Banten: Terjadi 14 Gempa Susulan

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

6 September 2022
5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

6 September 2022
Mengenal Karakteristik Adat Jawa

Mengenal Karakteristik Adat Jawa

21 Juli 2023
Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

16 Mei 2024
Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

9 Juli 2021

Berita Pilihan

Kapolri Instruksikan Jajarannya Dukung Penerapan PPKM Darurat

Kapolri Instruksikan Jajarannya Dukung Penerapan PPKM Darurat

2 Juli 2021
Libur Nataru Kapolres Brebes : Diteksi dini gangguan kamtibmas dan penyebaran Virus Covid-19

Libur Nataru Kapolres Brebes : Diteksi dini gangguan kamtibmas dan penyebaran Virus Covid-19

2 Desember 2021
Pelanggar PPKM Darurat Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara

Pelanggar PPKM Darurat Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara

8 Juli 2021
Kronologi Insiden Maut antara Kereta Api dan Minibus Rombongan Ponpes Sidogiri di Pasuruan

Kronologi Insiden Maut antara Kereta Api dan Minibus Rombongan Ponpes Sidogiri di Pasuruan

8 Mei 2024
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah

Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz