Daerahkita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
  • Login
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Beranda

Kerusuhan Akibat Angin Puting Beliung di Rancaekek: Dampak, Penanganan, dan Penjelasan BMKG

Salma Hasna by Salma Hasna
23 Februari 2024
in Beranda, Hot News
0 0
0
Kerusuhan Akibat Angin Puting Beliung di Rancaekek: Dampak, Penanganan, dan Penjelasan BMKG
0
SHARES
97
VIEWS

ForumDaerah.com – Angin puting beliung besar melanda wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung pada Rabu (21/2/2024) sore.

Melalui video yang direkam oleh warga, terlihat bahwa jalan di depan Borma dan Kahatex menjadi kacau akibatnya.

READ ALSO

Siaga Penuh Libur Kenaikan, Kakorlantas Instruksikan Jajaran Jaga Jalur Penghubung Antarprovinsi

Program Polantas Menyapa: Pendekatan Humanis Kawal Libur Kenaikan Isa Al-Masih

Puing-puing atap bangunan berserakan dan sejumlah pohon tumbang akibat terjangan angin.

Hal ini juga menyebabkan kemacetan parah di sekitar area tersebut. Hadi Rahmat, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, menjelaskan bahwa petugas BPBD telah dikerahkan untuk menangani dampak kerusakan yang disebabkan oleh angin puting beliung tersebut.

“Petugas sudah diterjunkan ke lokasi sedang penanganan,” pungkas Hadi.

Hadi menyebutkan bahwa ada 10 pemukiman yang terdampak bencana alam angin puting, yang melibatkan 19 kepala keluarga. Selain itu, dua warga juga mengalami luka-luka akibat tertimpa puing-puing bangunan yang rusak.

“Dampak sementara mencakup 10 unit rumah yang terdiri dari 19 kepala keluarga (48 jiwa),” ujarnya. “Dua jiwa mengalami luka-luka,” kata Hadi. Dia menambahkan bahwa orang-orang yang terluka langsung menuju rumah sakit terdekat.

Toni Sukma Wijaya, Kepala Stasiun BMKG Bandung, memberikan penjelasan di Bandung pada hari Jumat bahwa kondisi atmosfer terpantau melalui citra satelit Himawari menunjukkan adanya awan konvektif jenis Cumulonimbus yang meliputi wilayah Bagian Timur Bandung.

“Pengukuran pos hujan observasi yang tercatat di Pos Hujan Cileunyi, kurang dari satu jam tercatat 16 mm, masuk dalam kategori curah hujan dengan intensitas lebat,” ujar Toni saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Hujan dan pembentukan angin di Bandung Timur disebabkan oleh faktor regional dan global. Secara regional, hal ini disebabkan oleh pertemuan massa udara di sekitar Jawa Barat dan belokan angin (shearline) di bagian tengah Jawa Barat.

Secara global, hal ini dipengaruhi oleh anomali suhu permukaan laut di perairan Jawa Barat yang cenderung hangat, sehingga meningkatkan peluang terjadinya pembentukan awan konvektif yang berpotensi untuk hujan.

“Dari pantauan citra radar terdeteksi adanya pembentukan awan konvektif dengan kategori hujan sedang-lebat dan ketinggian puncak awan bisa mencapai 14 km pada pukul 15.12 WIB,” Kata dia.

Baca Juga : Memahami dan Mengatasi Bullying di Daerah Terpencil: Langkah-Langkah Penting dan Dampaknya

Dapatkan informasi terupdate berita polpuler harian dari ForumDaerah.com. Untuk kerjasama lainya bisa kontak email atau sosial media kami lainnya.

Tags: BMKGBPBDJawa BaratPos Hujan CileunyiRancaekek

Related Posts

Siaga Penuh Libur Kenaikan, Kakorlantas Instruksikan Jajaran Jaga Jalur Penghubung Antarprovinsi
Beranda

Siaga Penuh Libur Kenaikan, Kakorlantas Instruksikan Jajaran Jaga Jalur Penghubung Antarprovinsi

15 Mei 2026
Program Polantas Menyapa: Pendekatan Humanis Kawal Libur Kenaikan Isa Al-Masih
Beranda

Program Polantas Menyapa: Pendekatan Humanis Kawal Libur Kenaikan Isa Al-Masih

15 Mei 2026
Beda Angka Vonis dan Tuntutan: Teka-teki Kerugian Negara dalam Kasus Mega Korupsi
Beranda

Beda Angka Vonis dan Tuntutan: Teka-teki Kerugian Negara dalam Kasus Mega Korupsi

15 Mei 2026
Kemensos Perketat Kelayakan: 475.821 KPM Baru Siap Terima Penyaluran PKH dan BPNT
Beranda

Kemensos Perketat Kelayakan: 475.821 KPM Baru Siap Terima Penyaluran PKH dan BPNT

15 Mei 2026
Kakorlantas Polri: Jalan Raya Harus Jadi Ruang Keselamatan, Bukan Ruang Kehilangan
Beranda

Kakorlantas Polri: Jalan Raya Harus Jadi Ruang Keselamatan, Bukan Ruang Kehilangan

13 Mei 2026
Transformasi Pelayanan Polantas: Instruksi Irjen Agus Suryonugroho Tekankan Empati di Tengah Kepadatan Arus
Beranda

Transformasi Pelayanan Polantas: Instruksi Irjen Agus Suryonugroho Tekankan Empati di Tengah Kepadatan Arus

13 Mei 2026
Next Post
Gempa Bumi Magnitudo 5,7 Guncang Bayah, Banten: Terjadi 14 Gempa Susulan

Gempa Bumi Magnitudo 5,7 Guncang Bayah, Banten: Terjadi 14 Gempa Susulan

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

6 September 2022
5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

6 September 2022
Mengenal Karakteristik Adat Jawa

Mengenal Karakteristik Adat Jawa

21 Juli 2023
Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

16 Mei 2024
Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

9 Juli 2021

Berita Pilihan

Keterbukaan Informasi Publik di Era Digital: Langkah Konkret Bawaslu RI

Keterbukaan Informasi Publik di Era Digital: Langkah Konkret Bawaslu RI

20 November 2024
Kasus Mycoplasma Pneumonia Telah Ditemukan di Jakarta

Kasus Mycoplasma Pneumonia Telah Ditemukan di Jakarta

6 Desember 2023
Kantor Kelurahan di Kota Blitar Ditutup Usai Satu Pegawainya Positif COVID-19

Kantor Kelurahan di Kota Blitar Ditutup Usai Satu Pegawainya Positif COVID-19

7 Januari 2021
19 Desa Ada di KRB III Merapi, Pemkab Magelang Siapkan Tempat Evakuasi

19 Desa Ada di KRB III Merapi, Pemkab Magelang Siapkan Tempat Evakuasi

7 Januari 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah

Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz