JAKARTA – Korlantas Polri terus memperkuat transformasi digital dalam menjaga ketertiban jalan raya. Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menegaskan komitmennya untuk mengedepankan teknologi sebagai pilar utama pelayanan kepolisian yang modern.
Pihak kepolisian kini mengandalkan ETLE statis dan ETLE Drone Patrol Presisi sebagai alat utama penegakan hukum. Menurut Irjen Agus, sistem berbasis teknologi ini bertujuan untuk menciptakan penindakan yang lebih objektif. Selain itu, penggunaan data elektronik dapat menekan potensi penyimpangan personel di lapangan.
Sistem ETLE Drone memiliki keunggulan dalam jangkauan pengawasan yang lebih luas. Drone ini mampu memantau titik-titik jalan yang sulit dijangkau oleh kamera CCTV biasa. Dengan demikian, Polantas dapat bekerja lebih responsif dalam mendeteksi pelanggaran lalu lintas di berbagai wilayah.
“Penindakan dilakukan berbasis teknologi dan data sehingga lebih akuntabel dan minim interaksi,” ujar Irjen Agus pada Senin (26/1/2026). Ia menambahkan bahwa cara ini sangat penting untuk memastikan transparansi hukum bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Meskipun penggunaan teknologi semakin masif, tujuan utamanya bukan sekadar memperbanyak jumlah tilang. Fokus utama Korlantas adalah membangun budaya tertib demi melindungi nyawa pengguna jalan. Oleh karena itu, polisi ingin masyarakat sadar akan pentingnya keselamatan tanpa harus merasa terawasi secara manual.
Menjelang Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri menetapkan kebijakan baru yang lebih humanis. Porsi penegakan hukum digital melalui ETLE ditargetkan mencapai 95 persen. Sebaliknya, porsi tilang manual hanya akan diberikan sebesar 5 persen saja selama masa mudik lebaran nanti.
Kebijakan ini diambil agar polisi bisa lebih dekat dan fokus melayani masyarakat saat di perjalanan. Irjen Agus menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa Polri akan terus berinovasi. Harapannya, kepolisian dapat selalu menjaga keselamatan publik dengan cara yang tetap profesional dan humanis.
Baca Juga : Kakorlantas Apresiasi Sopir Truk yang Kawal Isuzu Panther ‘Jalan Sendiri’ di Tol Japek

