JAKARTA – Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengambil langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dengan insan media. Salah satu bentuk pendekatan yang dilakukan adalah dengan mengirimkan paket buka puasa ke sejumlah kantor redaksi televisi nasional di Jakarta.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda berbagi di bulan Ramadan. Aksi ini dimaknai sebagai simbol kemitraan kuat antara kepolisian dan media dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026. Momentum Ramadan dimanfaatkan Korlantas untuk menunjukkan apresiasi kepada pekerja media yang berperan vital menyebarkan informasi publik.
Media massa memiliki peran strategis sebagai penghubung institusi pemerintah dengan masyarakat. Hal ini terutama dalam menyebarkan informasi keselamatan berkendara, kebijakan lalu lintas, serta perkembangan situasi jalan raya secara real-time selama periode mudik.
Pengiriman paket berbuka puasa ini menjadi wujud penghargaan terhadap dedikasi para jurnalis. Mereka tetap menjalankan tugasnya di lapangan maupun ruang redaksi untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi akurat di tengah tingginya mobilitas musim mudik.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa kolaborasi dengan media adalah faktor penentu keberhasilan pengelolaan arus. Sinergi ini sangat dibutuhkan mengingat jutaan masyarakat akan melakukan perjalanan secara bersamaan.
“Tanpa informasi yang cepat dan akurat dari media, kebijakan rekayasa lalu lintas di lapangan sulit tersampaikan dengan maksimal,” ujar Irjen Agus, Kamis (12/3/2026).
Aksi simpatik ini mendapatkan respons positif dari para pekerja media. Bagi mereka, perhatian dari Korlantas menjadi penyemangat saat menjalankan aktivitas menjelang waktu berbuka puasa. Harapan besar pun mengalir agar pengawalan mudik tahun ini berjalan tanpa kendala.
“Terima kasih Kakorlantas Pak Irjen Pol Agus atas takjilnya. Ini sangat berarti bagi kami yang masih beraktivitas menjelang berbuka. Semoga pengawalan mudik dalam Operasi Ketupat 2026 berjalan lancar,” ujar salah satu karyawan TV swasta di Jakarta.
Selain sebagai bentuk silaturahmi, kegiatan ini memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Operasi tahunan ini bertujuan mengamankan arus mudik dan balik, sekaligus menjaga ketertiban serta keselamatan lalu lintas secara nasional.
Melalui sinergi yang kuat, berbagai informasi penting diharapkan tersampaikan secara luas. Informasi tersebut mencakup pembaruan rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan contraflow, titik potensi kemacetan, hingga imbauan keselamatan.
Penyampaian informasi yang cepat dinilai membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih baik. Edukasi yang konsisten juga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan selama periode libur Lebaran.
Dengan dukungan media sebagai mitra strategis, Korlantas Polri optimistis Operasi Ketupat 2026 berjalan lebih efektif. Sinergi antara aparat dan insan pers diharapkan menjadi standar baru dalam keberhasilan pengamanan lalu lintas nasional.

