KARAWANG – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memutuskan untuk mempertahankan skema rekayasa lalu lintas one way tahap 2 yang berlaku dari KM 263 Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Cikatama. Keputusan ini diambil setelah pengamatan terhadap pergerakan kendaraan yang cukup masif dari arah Timur.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melaksanakan dua kali manajemen rekayasa lalu lintas dalam satu hari terakhir. Salah satu langkah penting adalah pemberlakuan one way lokal yang diperpanjang hingga titik terjauh guna mengurai kepadatan kendaraan.
“Yang pertama adalah one way lokal tahap pertama dari KM 132, kemudian kami tarik yang kedua sampai KM 263. Ini cukup memberikan solusi untuk mengelola arus yang datang dari arah Timur,” ujar Irjen Agus di Tol Jakarta-Cikampek KM 48, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (28/3) dini hari.
Meski arus lalu lintas di beberapa titik seperti Tol Cipali dan area peristirahatan terpantau terkendali, Irjen Agus menegaskan bahwa pihaknya tidak mengambil langkah gegabah. Hingga dini hari, status one way lokal tahap pertama dan tahap kedua masih tetap diberlakukan.
Keputusan mempertahankan skema satu arah ini bertujuan mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan secara mendadak atau ‘bangkitan arus’. Irjen Agus juga mengungkapkan kemungkinan adanya gelombang kendaraan besar dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat menuju Jakarta pada subuh dan pagi hari ini.
“Malam ini dan pagi ini, one way tahap pertama dan kedua masih kami lanjutkan untuk mempersiapkan potensi bangkitan arus dari Jawa Tengah maupun Jawa Barat,” tambahnya.
Selain mempertahankan one way yang sedang berjalan, Polri juga tengah menyiapkan rencana memperpanjang durasi rekayasa lalu lintas tersebut. Ada kemungkinan besar pemberlakuan one way nasional arus balik tahap kedua atau yang disebut one way presisi tahap 3 akan segera diterapkan, bergantung dari hasil pemantauan data kendaraan yang melintas.
Irjen Agus menjelaskan bahwa titik awal one way presisi tahap 3 kemungkinan dimulai di wilayah Batang atau Kendal. “Mohon doa restu, besok kemungkinan one way tahap tiga akan kami perpanjang. Apakah dimulai di KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung untuk One Way Nasional arus balik tahap kedua, atau jika tidak ada lonjakan tinggi, mungkin kami geser ke One Way tahap tiga di Batang atau Kendal. Kami akan melihat hasil traffic counting malam ini,” jelasnya.
Manajemen arus balik tahun ini dinilai lebih terkelola dengan adanya bantuan fungsional Tol Japek II Selatan. Jalur ini berperan sebagai pemecah arus strategis agar kendaraan tidak menumpuk di Cikampek dengan mengalihkan melalui rute Cipularang, Sadang, hingga menembus Deltamas dan Setu menuju Jakarta.

