Daerahkita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
  • Login
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Jaga Indonesia

Inspiratif ! Polisi Buat Alat Bantu Pernapasan untuk Pasien COVID-19

Admin Forumdaerah by Admin Forumdaerah
6 Juli 2021
in Jaga Indonesia
0 0
0
Inspiratif ! Polisi Majalengka Buat Alat Bantu Pernapasan untuk Pasien COVID-19
0
SHARES
101
VIEWS

READ ALSO

Kakorlantas Polri Hadiri ‘Polantas Menyapa’ dan Buka Puasa Bersama Komunitas Otomotif Bali

Korlantas Gelar ‘Polantas Menyapa’ di Bali Pastikan Lebaran dan Nyepi Aman

Majalengka – seorang anggota kepolisian di Kabupaten Majalengka Agus Romy (37) , berinisiatif membuat alat bantu pernapasan bagi pasien COVID-19. Hal itu ia lakukan demi membantu orang-orang yang sedang menjalani isolasi mandiri namun terbatas akan pelayanan medis.

Bertugas di Polsek Talaga Agus Romy diketahui merupakan seorang anggota polisi yang peduli dengan seksama. Ia membuat alat bantu pernapasan dengan aerator atau mesin pembuat gelembung udara yang biasa digunakan pada akuarium.

Alat bantu pernapasan yang dibuat Romy sangat sederhana, mesin aerator yang memiliki dua lubang dipasangi selang yang tersambung ke botol air mineral yang telah diisi air setengahnya. Setelah semua terpasang, aerator harus dialiri listrik agar gelembung air di dalam botol bisa menghasilkan udara yang kemudian bisa dihirup oleh pasien COVID-19 untuk memperlancar pernapasan.

Agus Romy tengah membuat alat bantu pernapasanAgus Romy tengah membuat alat bantu pernapasan Foto: Bima Bagaskara

Mengutip dari detikcom, Romy mengaku alat bantu pernapasan yang dibuatnya itu pertama kali dibuat saat ibu dan anaknya terpapar virus Corona beberapa waktu lalu. Saat itu, kata Romy, ketersediaan oksigen di wilayah Talaga sedang langka.

Sebelum mengaplikasikan alat bantu pernapasan dari aerator ke ibu dan anaknya, Romy terlebih dulu mencari informasi di internet tentang kegunaan aerator hingga resiko yang ditimbulkan.

“Dibuat awalnya saat ibu dan anak saya positif COVID-19, saat itu saya kehabisan oksigen. Akhirnya saya lihat kolam ikan yang pakai aerator itu dan saya rasa aerator itu bisa mengeluarkan udara dan saya coba ternyata bisa membantu untuk bernapas,” kata Romy saat ditemui di kantornya, Senin (5/7/2021).

Agus Romy tengah membuat alat bantu pernapasanAgus Romy tengah membuat alat bantu pernapasan Foto: Bima Bagaskara

Menurut Romy setelah dicoba ke ibu dan anaknya, alat buatannya itu terbukti mampu membantu seseorang yang mengalami sesak napas baik itu karena COVID-19 ataupun penyakit lainnya agar bisa lebih lancar menghirup oksigen.

Sejak saat itulah, banyak warga Kecamatan Talaga yang kemudian datang ke Polsek Talaga untuk meminta alat buatan Romy. Ia pun dengan senang hati membuat alat tersebut dan memberikannya ke warga secara gratis.

Selain itu banyaknya pasien positif COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah tanpa adanya pelayanan medis yang memadai juga menjadi alasan Romy rela mengeluarkan uang pribadinya untuk membuat alat bantu pernapasan hingga memberi asupan vitamin dan obat-obatan.

“Sekarang ini memang sangat langka oksigen itu di Talaga, yang meninggal ada enam orang karena COVID-19. Kemudian banyak yang minta saran, jadi saya berbagi ilmu aja, saya memang bukan medis tapi saya punya pengalaman yang saya alami sendiri,” ucap Romy.

“Di Talaga dalam empat hari ini sudah banyak yang minta tolong dibuatkan alat ini, sudah 27 buah yang saya buat. Selain COVID-19 ada juga yang sakit lainnya dan karena d irumah sakit penuh jadi mereka diminta untuk rawat jalan, namun mereka tidak dapat sarana kesehatan,” sambungnya.

Meski belum ada uji klinis terhadap alat bantu pernapasan yang dibuatnya, namun Romy tetap mengaku senang bisa membantu warganya yang sedang membutuhkan alat bantu untuk bernapas.

Agus Romy tengah membuat alat bantu pernapasanAgus Romy tengah membuat alat bantu pernapasan Foto: Bima Bagaskara

Ia juga tidak ambil pusing terhadap komentar dari banyak pihak yang menyebut alat buatannya itu tidak bermanfaat untuk pasien COVID-19.

“Kalau saya simpel saja selama kita bisa berbuat baik, lakukan yang terbaik. Kalau yang ngomong salah dan tidak bermanfaat itukan tidak tahu kondisi di lapangan gimana. Warga itu mengeluh langsung ke saya. Setidaknya ini membantu mereka, mereka,” tandasnya.

Sementara itu Pijay (19) salah seorang warga asal Desa Cikeusal, Kecamatan Talaga mengungkapkan dirinya membutuhkan alat bantu pernapasan yang dibuat Agus Romy untuk ibunya yang sedang sakit sesak napas.

“Buat ibu sakit sesak napas. Kemarin lapor ke Pak Romy suruh datang ke sini (Polsek Talaga), ini dikasih alatnya sama obat-obatan herbal juga,” jelas Pijay.

Ia sendiri belum mengetahui apakah sang ibu terpapar virus Corona atau tidak. Namun, kata Pijay, selain sesak napas ibunya juga mengalami gejala demam.

“Belum tahu sih positif tidak, belum diperiksa soalnya. Nanti mau diperiksa ke puskesmas. Gejalanya sesak napas dan demam sekarang,” ujar Pijay.

baca juga :Polri Pelototi Aktivitas Penjualan Online Obat Antibiotik Covid-19

Related Posts

Kakorlantas Polri Buka Puasa Bersama di Bali
Berita Negeri

Kakorlantas Polri Hadiri ‘Polantas Menyapa’ dan Buka Puasa Bersama Komunitas Otomotif Bali

7 Maret 2026
Kakorlantas Gelar 'Polantas Menyapa' di Bali, Pastikan Lebaran dan Nyepi Aman
Berita Negeri

Korlantas Gelar ‘Polantas Menyapa’ di Bali Pastikan Lebaran dan Nyepi Aman

7 Maret 2026
Andalkan Teknologi, ETLE Drone Patrol Presisi Korlantas Pantau Tol Fungsional Bocimi Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengintensifkan pemantauan arus kendaraan di ruas tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) jelang Operasi Ketupat 2026. Pemantauan arus mengandalkan teknologi dengan mengoptimalkan pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan manajemen lalu lintas berbasis teknologi modern guna memastikan distribusi kendaraan berjalan aman, lancar, dan terkendali pada jalur strategis yang menghubungkan kawasan Bogor hingga Sukabumi. Ruas Jalan Tol Bocimi memiliki posisi vital sebagai koridor alternatif selain jalur arteri nasional. Kehadiran tol ini tidak hanya mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Kegiatan pemantauan dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dengan koordinasi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal serta dukungan teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto. Sinergitas ini memastikan monitoring berlangsung sistematis, presisi, serta terintegrasi dalam sistem informasi lalu lintas nasional. Melalui penerbangan ETLE Drone Patrol Presisi di sepanjang segmen tol fungsional, petugas memperoleh gambaran visual secara menyeluruh mengenai kondisi arus kendaraan. Pemantauan dilakukan untuk mengidentifikasi volume lalu lintas, kecepatan rata-rata kendaraan, kepadatan di titik-titik krusial seperti simpang susun (interchange), titik pertemuan jalur (merging), hingga akses keluar dan masuk tol. Perspektif udara memungkinkan pemetaan kondisi secara real time dengan cakupan luas yang tidak dapat dijangkau secara optimal melalui pemantauan darat. Selain mengamati pergerakan kendaraan, kegiatan ini juga mencakup evaluasi terhadap kesiapan infrastruktur pendukung di jalur fungsional. Hal tersebut meliputi penempatan rambu sementara, pengamanan pembatas jalan (barrier), kondisi marka, pencahayaan, hingga kesiapan rest area atau titik pemberhentian darurat. Seluruh elemen tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan jalur fungsional dapat dimanfaatkan secara optimal dan aman oleh masyarakat. Data visual dan informasi lapangan yang dihimpun melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya dianalisis sebagai dasar perencanaan manajemen arus lalu lintas. Dengan dukungan teknologi ini, potensi perlambatan atau penumpukan kendaraan dapat terdeteksi lebih dini sehingga langkah antisipatif dapat disiapkan secara cepat dan tepat apabila dibutuhkan. Pendekatan berbasis udara ini juga memperkuat sistem monitoring yang adaptif terhadap perubahan situasi di lapangan. Dinamika arus kendaraan yang fluktuatif, terutama pada akhir pekan atau periode peningkatan mobilitas, dapat dipetakan secara komprehensif sehingga distribusi arus antara jalur tol dan arteri tetap seimbang. Optimalisasi pemantauan di ruas Tol Bocimi menegaskan komitmen Korlantas Polri dalam mendorong transformasi digital di bidang lalu lintas. ETLE Drone Patrol Presisi bukan hanya menjadi perangkat teknologi, tetapi juga instrumen strategis dalam menghadirkan sistem monitoring modern yang profesional, transparan, dan berbasis data.
Berita Negeri

Kakorlantas Gunakan ETLE Drone Pantau Arus Mudik Lebaran Secara Real-Time

5 Maret 2026
Kakorlantas Polri terima 15 kendaraan PJR dari PT Jasa Marga sebagai dukungan Operasi Ketupat 2026 demi kelancaran mudik dan keselamatan pengguna jalan.
Berita Negeri

Manajemen Arus Mudik 2026, Korlantas Terapkan Sistem Digital dan Pemantauan Real Time

28 Februari 2026
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum
Berita Negeri

Kakorlantas Tegaskan Operasi Ketupat 2026 Fokus pada Keselamatan dan Keamanan Pemudik

28 Februari 2026
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum
Berita Negeri

Kakorlantas Tinjau Tol Trans Sumatra Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Jambi

23 Februari 2026
Next Post
Idul Adha di Masa PPKM Darurat, Ini Aturan Khusus dari Kemenag

Idul Adha di Masa PPKM Darurat, Ini Aturan Khusus dari Kemenag

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

6 September 2022
5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

6 September 2022
Mengenal Karakteristik Adat Jawa

Mengenal Karakteristik Adat Jawa

21 Juli 2023
Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

16 Mei 2024
Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

9 Juli 2021

Berita Pilihan

Destinasi Wisata Aceh dan Sumut

10 Destinasi Wisata Terbaik di Aceh dan Sumut

20 September 2024
Polri Bakal Hiasi Tiang Jalan Layang TransJakarta dengan Mural

Polri Bakal Hiasi Tiang Jalan Layang TransJakarta dengan Mural

31 Oktober 2021
Kebakaran Gudang Tewaskan 1 Orang di Purbalingga, Polisi Temukan BBM di TKP

Kebakaran Gudang Tewaskan 1 Orang di Purbalingga, Polisi Temukan BBM di TKP

10 Februari 2021
Pengusaha Ingin Petugas Waspada Travel Gelap

Pengusaha Ingin Petugas Waspada Travel Gelap

29 April 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah

Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz