Daerahkita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
  • Login
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Hot News

Pedagang di Surabaya Sebut Harga Cabai Naik Karena Banyak Bencana

Admin Forumdaerah by Admin Forumdaerah
23 Februari 2021
in Hot News
0 0
0
Pedagang di Surabaya Sebut Harga Cabai Naik Karena Banyak Bencana
0
SHARES
23
VIEWS

READ ALSO

Kombes Pol Ruben Verry: Normalisasi Kendaraan ODOL Kunci Keselamatan Lalu Lintas

Surabaya – Harga cabai di Surabaya mengalami kenaikan. Pedagang menduga, naiknya harga cabai karena daerah pemasok dilanda bencana.

Di Pasar Genteng, salah seorang pedagang cabai, Muhammad Imron menyebut, harga cabai rawit sudah mencapai Rp 100 ribu/kg. Naiknya harga cabai rawit sudah terjadi sepekan.

“Untuk cabai rawit 1 kg Rp 100 ribu sampai Rp 110 ribu. Naik memang sejak minggu lalu dari Rp 80 ribu sekarang Rp 100 ribu. Kalau normal waktu musim bisa murah Rp 30 ribu, umum-umumnya aja,” kata Imron kepada detikcom, Senin (22/2/2021).

Imron mengaku tidak tahu secara pasti soal faktor yang menjadi penyebab cabai rawit mahal. “Bisa jadi karena cuaca atau cabainya nggak sebanyak dulu. Karena banyak daerah banjir,” imbuhnya.

Imron pun tak memungkiri banyak pembeli yang mengeluhkan kenaikan harga cabai rawit tersebut. Sementara cabai merah naik menjadi Rp 50 ribu dari harga sebelumnya Rp 40 ribu.

Salah seorang pembeli cabai rawit, Vivi mengaku kaget dengan harga begitu tinggi. “Mahal banget ya, kaget. Jadinya ya cuman beli sedikit, irit pakai cabai,” terangnya.

Tak hanya di Pasar Genteng, harga cabai juga melambung di Pasar Pagesangan, Jambangan. Salah seorang pedagang, Saidah (30) mengatakan, kenaikan harga cabai sudah berlangsung dalam sebulan terakhir.

Menurut Saidah, naiknya harga cabai karena sejumlah daerah yang selama ini menjadi pemasok, banyak mengalami bencana. Daerah itu antara lain berada di Tapal Kuda.

“Ya kan karena ada gunung itu yang meletus. Terus ini banyak hujan dan banjir di daerah Banyuwangi, Probolinggo dan Jember. Kita kan ngambilnya dari sana semua,” terang Saidah.

Selain berbagai bencana itu, lanjut Saidah, pandemi COVID-19 juga mempengaruhi kenaikan harga. Dalam kondisi normal biasanya ia bisa kulakan 20 sampai 30 kg cabai per hari.

“Ya sejak Corona sampai bencana-bencana itu kami kulaknya paling per hari 10 kg sampai 15 kg. Kalau biasanya per hari saya kulak 20 sampai 30 kg dan itu bisa habis,” tuturnya.

(sun/bdh)

Tags: Berita Jawa Timur

Related Posts

Kombes Pol Ruben Verry: Normalisasi Kendaraan ODOL Kunci Keselamatan Lalu Lintas
Beranda

Kombes Pol Ruben Verry: Normalisasi Kendaraan ODOL Kunci Keselamatan Lalu Lintas

10 Juli 2026
Beranda

10 Juli 2026
Beranda

Perkuat Sinergi dengan Pengusaha Truk, Korlantas Polri Mantapkan Langkah Menuju Zero ODOL

10 Juli 2026
Estafet Kepemimpinan Korlantas Polri: Komitmen Berkelanjutan Menuju Indonesia Bebas ODOL
Beranda

Estafet Kepemimpinan Korlantas Polri: Komitmen Berkelanjutan Menuju Indonesia Bebas ODOL

10 Juli 2026
Inovasi Pengawasan Lalu Lintas: Mengintegrasikan Teknologi untuk Transportasi Modern
Beranda

Inovasi Pengawasan Lalu Lintas: Mengintegrasikan Teknologi untuk Transportasi Modern

10 Juli 2026
Suhu Capai Minus 6 Derajat Celsius, Fenomena Embun Es Kembali Selimuti Dieng
Beranda

Suhu Capai Minus 6 Derajat Celsius, Fenomena Embun Es Kembali Selimuti Dieng

10 Juli 2026
Next Post
Warga Lereng Bromo Temukan Situs Diduga Prasasti Sapikerep

Warga Lereng Bromo Temukan Situs Diduga Prasasti Sapikerep

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

6 September 2022
5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

6 September 2022
Mengenal Karakteristik Adat Jawa

Mengenal Karakteristik Adat Jawa

21 Juli 2023
Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

16 Mei 2024
Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

9 Juli 2021

Berita Pilihan

Media Asing Ungkap Seaglider di Selayar Mirip Punya China, Ini Kata TNI AL

Media Asing Ungkap Seaglider di Selayar Mirip Punya China, Ini Kata TNI AL

10 Februari 2021
PPKM Level 3, Polres Pekalongan Kembali Menggelar Patroli Skala Besar

PPKM Level 3, Polres Pekalongan Kembali Menggelar Patroli Skala Besar

23 Agustus 2021
Dengan Menggunakan Ranmor Dines Polsek Cenrana Vaksi Covid-19 Di Kawal Oleh Personil Polsek Kepuskesmas Kecamatan Cenrana

Dengan Menggunakan Ranmor Dines Polsek Cenrana Vaksi Covid-19 Di Kawal Oleh Personil Polsek Kepuskesmas Kecamatan Cenrana

24 Juni 2021
PPKM Darurat Perlu Diperpanjang Sampai Rumah Sakit Tak Lagi Penuh

PPKM Darurat Perlu Diperpanjang Sampai Rumah Sakit Tak Lagi Penuh

17 Juli 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah

Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz