Daerahkita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
  • Login
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Beranda

Mengenal Bangkopling: Inovasi Komunikasi Dua Arah Polantas di Sumatera Selatan

Salma Hasna by Salma Hasna
29 April 2026
in Beranda, Hot News
0 0
0
Mengenal Bangkopling: Inovasi Komunikasi Dua Arah Polantas di Sumatera Selatan
0
SHARES
1
VIEWS

JAKARTA — Wajah polisi lalu lintas di jalan raya kini sedang mengalami transformasi besar. Jika dulu interaksi aparat dan warga identik dengan situasi formal yang kaku, kini ruang itu melebar ke tempat-tempat yang lebih cair. Warung kopi, pangkalan ojek online, hingga komunitas motor menjadi titik temu baru yang hangat antara polisi dan masyarakat.

Perubahan ini bukan sekadar gaya komunikasi, melainkan transformasi cara pandang institusi. Di bawah arahan Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., polisi lalu lintas didorong untuk hadir sebagai mitra kehidupan sehari-hari. “Kami hadir bukan hanya untuk mengatur, tapi untuk berinteraksi,” tegas Irjen Agus.

READ ALSO

Peran Baru Polantas sebagai Edukator Masyarakat: Membangun Budaya di Atas Aspal

Refleks Humanis: Mengintip Budaya Baru Polantas Menyapa di Seluruh Nusantara

Implementasi nyata terlihat di berbagai daerah. Di Lubuk Linggau, program Bangkopling (Bangun Komunikasi Polisi Lalu Lintas) mengajak warga berdialog sambil ngopi santai di pinggir jalan. Di sini, batas birokrasi mencair; warga bebas menyampaikan aspirasi soal titik rawan kecelakaan hingga pelayanan publik tanpa rasa sungkan.

Hal serupa terjadi di Purwakarta dan Probolinggo. Polantas tidak lagi menunggu di balik pos, melainkan aktif mendatangi pangkalan ojek dan komunitas untuk berdiskusi soal keselamatan berkendara. Pesan keselamatan terbukti lebih mudah meresap saat disampaikan dalam suasana horizontal—sebagai sesama warga negara yang saling peduli.

Transformasi ini menandai pergeseran peran Polantas dari sekadar pemegang otoritas menjadi pembangun relasi. Tantangan jalan raya hari ini bukan hanya soal aturan teknis, melainkan soal budaya dan perilaku. Masyarakat cenderung lebih menerima edukasi dari aparat yang mau mendengar keluhan mereka.

Langkah strategis seperti pembentukan Asosiasi Ojol Nusantara sebagai wadah kolaborasi keselamatan menunjukkan bahwa masyarakat kini diposisikan sebagai mitra, bukan sekadar objek kebijakan. “Keselamatan tidak bisa dijaga sendiri, harus bersama,” menjadi semangat kolektif yang diusung Korlantas.

Selama ini, kepatuhan seringkali lahir karena rasa takut akan sanksi tilang. Namun, model ini memiliki batas. Kepatuhan yang abadi lahir dari kesadaran, dan kesadaran tumbuh dari kepercayaan. Saat petugas menyapa dengan ramah, membantu pengendara mogok, atau memberikan penjelasan jujur, di situlah legitimasi sosial terbangun.

Jalan raya bukan lagi sekadar infrastruktur aspal, melainkan ruang sosial tempat negara hadir dalam bentuk pelayanan yang paling tulus. Jika budaya menyapa ini terus dirawat sebagai refleks setiap anggota Polantas, maka kepatuhan masyarakat tak lagi lahir karena paksaan, melainkan karena rasa percaya pada institusinya.

Tags: Kakorlantaskorlantas polriPolentas Menyapapolri presisiWajah Baru Polri

Related Posts

Peran Baru Polantas sebagai Edukator Masyarakat: Membangun Budaya di Atas Aspal
Beranda

Peran Baru Polantas sebagai Edukator Masyarakat: Membangun Budaya di Atas Aspal

29 April 2026
Refleks Humanis: Mengintip Budaya Baru Polantas Menyapa di Seluruh Nusantara
Beranda

Refleks Humanis: Mengintip Budaya Baru Polantas Menyapa di Seluruh Nusantara

29 April 2026
Wujudkan Keadilan di Jalan, Kakorlantas Polri Dorong Penggunaan ETLE hingga 95 Persen
Beranda

Wujudkan Keadilan di Jalan, Kakorlantas Polri Dorong Penggunaan ETLE hingga 95 Persen

29 April 2026
Sesuai Arahan Kakorlantas, Ditlantas PMJ Perkuat Penindakan Presisi Berbasis Teknologi
Beranda

Sesuai Arahan Kakorlantas, Ditlantas PMJ Perkuat Penindakan Presisi Berbasis Teknologi

27 April 2026
Tekan Fatalitas 50%, Kakorlantas Polri Perintahkan Jajaran Fokus pada Lima Operasi Besar
Beranda

Tekan Fatalitas 50%, Kakorlantas Polri Perintahkan Jajaran Fokus pada Lima Operasi Besar

27 April 2026
Kakorlantas Polri: Kebijakan Lalin Tak Lagi Konvensional, Semua Harus Berbasis Data
Beranda

Kakorlantas Polri: Kebijakan Lalin Tak Lagi Konvensional, Semua Harus Berbasis Data

27 April 2026
Next Post
Peran Baru Polantas sebagai Edukator Masyarakat: Membangun Budaya di Atas Aspal

Peran Baru Polantas sebagai Edukator Masyarakat: Membangun Budaya di Atas Aspal

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

Bahasa Daerah Jawa Tengah Lengkap Penjelasannya

6 September 2022
5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

5 Tari Tradisional Sumatera Selatan, dari Tari Gending Sriwijaya hingga Tari Mare-Mare

6 September 2022
Mengenal Karakteristik Adat Jawa

Mengenal Karakteristik Adat Jawa

21 Juli 2023
Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

Kontroversi Film Vina: Sebelum 7 Hari, Gambarkan Adegan Tragis Seksual Tanpa Sensor #usutkasusvina

16 Mei 2024
Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

Kapolsek Pabedilan Polresta Cirebon berikan Edukasi tentang PPKM Darurat kepada Karyawan PT. Long Rich Indonesia

9 Juli 2021

Berita Pilihan

Warga Probolinggo Ambil Paksa Jenazah Pasien COVID-19, 9 Saksi Diperiksa

Warga Probolinggo Ambil Paksa Jenazah Pasien COVID-19, 9 Saksi Diperiksa

10 Februari 2021
Wamen PANRB Puji Sistem ETLE Terbaru Yang Disiapkan Kakorlantas

Wamen PANRB Puji Sistem ETLE Terbaru Yang Disiapkan Kakorlantas

24 Desember 2025
Dr. Ali Mochtar Ngabalin Mewujudkan Moderasi Beragama: Langkah Menuju Keharmonisan Sosial

Dr. Ali Mochtar Ngabalin Mewujudkan Moderasi Beragama: Langkah Menuju Keharmonisan Sosial

24 Oktober 2024
Isu Dehumanisasi dan Diskriminasi di Papua Nan Tak Kunjung Selesai 122

Isu Dehumanisasi dan Diskriminasi di Papua Nan Tak Kunjung Selesai

9 November 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hot News
  • Nusantara
  • Pembangunan
  • Jaga Indonesia
  • Inovasi Daerah
  • Pemerintah Daerah

Copyright Forumdaerah Team All Rights Reserved .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz