JAKARTA — Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) akbar bersama ratusan pengemudi ojek online (ojol). Agenda ini dipusatkan di kawasan bersejarah Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/6/2026).
Para pengemudi ojol dinilai memiliki peran yang sangat penting sebagai mitra strategis kepolisian karena aktivitas kerja mereka yang setiap hari berada langsung di urat nadi masyarakat. Kehadiran aktif mereka di aspal jalanan diyakini turut berkontribusi besar dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta kondusif.
“Bapak Ibu (Ojol) sudah berkontribusi banyak terhadap pengamanan dan menjaga ketertiban di masyarakat. Kehadiran ojol menjadi bagian penting dalam menjaga kamtibmas,” ujar Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat.
Dalam kesempatan itu, Komjen Ramdani juga menyampaikan salam hormat dan pesan penuh kebaikan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh pengemudi yang hadir. Tercatat, sekitar 550 perwakilan ojol antusias mengikuti kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kebersamaan antara Polri dan rakyat.
Komitmen Mewujudkan Esensi ‘Polri Untuk Masyarakat’
Berdiri sebagai Ketua Panitia Hari Bhayangkara ke-80, Komjen Ramdani berharap berbagai program sosial yang dilaksanakan oleh Polri tidak hanya berhenti sebagai agenda seremonial tahunan belaka. Rangkaian acara ini ditargetkan mampu memberikan dampak manfaat yang riil bagi masyarakat luas.
“Polri untuk masyarakat. Jadi kegiatan apa pun yang dilakukan Polri memang harus bermanfaat untuk masyarakat,” tegas jenderal bintang tiga tersebut di hadapan para pengemudi.
Komjen Ramdani juga berharap jalinan kolaborasi yang selama ini sudah berjalan harmonis antara Polri dan komunitas ojol dapat terus diperkuat secara berkala. Sinergi ini dinilai efektif demi mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah mobilitas kota.
Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menuturkan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk perhatian murni dari institusi. Baksos ini menyasar para pengemudi ojol yang selama ini menjadi pilar penting dari pergerakan transportasi masyarakat sehari-hari.
Terobosan Baru Lewat Program ‘Polri Menyapa Ojol’
Menurut penjelasan Irjen Agus yang juga diamanahi tugas sebagai Ketua Seksi Bakti Sosial, arahan untuk melibatkan komunitas ojol secara masif merupakan pembahasan penting dalam rapat pleno panitia. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Dankorbrimob Komjen Pol. Ramdani Hidayat.
“Kami hadir mewakili Bapak Kapolri (Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo) untuk menyerahkan bantuan sosial kepada rekan-rekan ojol. Ini bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat,” ungkap Irjen Agus saat menyerahkan paket bantuan secara simbolis.
Dalam kesempatan yang hangat tersebut, Irjen Agus juga memperkenalkan sebuah program terobosan baru bernama “Polri Menyapa Ojol”. Program berkala ini secara khusus didesain untuk memperkuat saluran komunikasi serta ruang silaturahmi antara jajaran Polri dan komunitas pengemudi berbasis aplikasi.
Jenderal bintang dua ini menegaskan bahwa karakter pelayanan Polantas di era modern telah berubah dan bergeser ke arah yang jauh lebih bersahabat. Pendekatan hukum tidak lagi mengedepankan aspek represi atau hukuman semata, melainkan mengutamakan dialog dua arah.
Polantas Presisi: Mendekati Warga dengan Hati
“Saya Kakorlantas tidak hobi menilang, tetapi saya ingin bersilaturahmi dengan rekan-rekan semuanya. Polantas akan mendekati masyarakat dengan hati, komunikasi, dan silaturahmi,” urai Kakorlantas disambut tepuk tangan riuh para pengemudi.
Menurut analisisnya, pola pendekatan humanis seperti ini merupakan bagian penting dari agenda transformasi Polri. Institusi berkomitmen penuh untuk memotong jarak birokrasi agar semakin dekat, dipercaya, dan dicintai oleh masyarakat sipil.
Perwakilan dari komunitas ojol Jakarta, Erna, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial tersebut. Ia menilai gerakan ini membuktikan komitmen kuat Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat bawah serta merajut hubungan yang erat dengan berbagai elemen bangsa.
“Polri berbagi untuk kebaikan seluruh warga negara Indonesia. Semoga sinergitas yang sudah terjalin dapat terus terarah dan terjaga dengan baik,” tutur Erna dengan nada optimis.
Erna membocorkan bahwa gerakan bakti sosial ini dipastikan akan terus berlanjut secara maraton. Program baksos akan terus bergulir dengan melibatkan berbagai elemen kelompok masyarakat sipil lainnya hingga akhir bulan Juni mendatang.
Secara filosofis, baksos bersama ratusan pengemudi ojol ini menjadi bukti sahih mengenai menguatnya kedekatan emosional antara polisi dan rakyat. Melalui agenda rutin ini, Polri menaruh harapan besar agar hubungan baik dengan komunitas ojol semakin kokoh, sehingga mampu melahirkan kolaborasi yang positif dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan bersama di jalan raya.
















